210 Nama Obat Generik dan Paten untuk Obat Asam Urat di Apotek

210 Nama Obat Generik dan Paten untuk Obat Asam Urat di Apotek– Semakin meningkatnya penjualan sekaligus permintaan obat asam urat di apotek baik itu obat asam urat generik maupun obat asam urat paten atau obat asam urat dengan merk dagang menandakan bahwa di jaman modern ini  penyakit asam urat tidak berkurang tetapi malah semakin meningkat penderitanya. Penderita asam urat juga semakin bervariasi, jika pada jaman dahulu mayoritas penderita asam urat adalah orang dewasa dengan usia 30 tahun keatas namun sekarang usia 20 tahun keatas sudah banyak yang menderita penyakit asam urat. Faktor penyebab penyakit asam urat salah satunya yaitu karena gaya hidup. Menanggapi semakin banyaknya penelusuran tentang apa saja obat generik untuk asam urat di apotek dan obat paten untuk asam urat di apotek maka pada kesempatan kali ini saya akan mengupas tuntas seputar daftar nama obat generik dan obat paten untuk penyakit asam urat di apotek.

Obat Generik dan Paten untuk Obat Asam Urat di Apotek
Obat Generik dan Paten untuk Obat Asam Urat di Apotek


Penyakit asam urat atau dalam istilah medis dikenal dengan GOUT, sering menyebabkan gejala nyeri pada sendi yang tidak tertahankan dan kadang akibat tingginya kadar purin di dalam tubuh yang sering menimbulkan pembengkakan serta rasa tidak nyaman pada daerah persendian. Gejala nyeri akibat asam urat muncul pada daerah sendi jari – jari tangan, sendi lutut, sendi pergelangan kaki dan di ruas jari – jari kaki. Gejala asam urat seperti itu muncul akibat penyakit asam urat lama tidak diobati. Asam urat pun menurut penelitian lebih sering dialami oleh pria dibandingkan wanita pada usia 30 tahun ke atas atau lansia. Wanita dengan gejala asam urat baru akan terasa ketika sudah mengalami masa menopause.

Penyakit asam urat tentunya berbeda dengan rematik, dimana kadang banyak orang salah mengartikan bahwa asam urat mmerupakan rematik. Rematik merupakan gambaran tentang rasa sakit pada nyeri karena persendian mengalami peradangan, sedangkan asam urat adalah hanya salah satu dari penyebab nyeri pada persendian. Gejala asam uratlebih banyak timbul karena penumpukan purin dalam tubuh, yang mana terlalu banyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat memicu penumpukan purin dalam tubuh, misal seperti jerohan, hidangan makanan laut, daging merah, mlinjo dan olahannya, serta konsumsi alkohol yang berlebih. Selain dari faktor makanan, penyakit asam urat ternyata juga dapat turun ke anak kita yang berarti merupakan suatu penyakit genetik. Penyakit diabetes, hipertensi, penyakit ginjal kronik dan penderita obesitas juga beresiko mengalami asam urat.

Penanganan penyakit asam urat ini pun sudah banyak ditemukan di dunia kesehatan, melalui pengobatan tradisional maupun kimia. Tujuan utama dari pengobatan asam urat tentunya untuk meringankan gejala yang ditimbulkan dan mencegah agar serangan tidak terulang kembali. Pengobatan untuk meringankan gejala dapat mengkonsumsi obat anti nyeri dan obat anti peradangan yang dapat dibeli di Apotek, seperi berikut contohnya :
Asam mefenamat
Tersedia dalam dosis : 250 mg, 500 mg, ada yang sediaan bentuk tablet ataupun kaplet. Dan diindikasikan untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri pada sendi.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten Asam Mefenamat yang tersedia di Apotek:
1. Allogon
2. Altran
3. Analspec
4. Anastan Forte
5. Argesid
6. Asimat
7. Asmef
8. Benostan
9. Bonapons
10. Citostan
11. Datan
12. Dentacid
13. Dogesic
14. Dolos
15. Dystan
16. Fargetix
17. Femisic
18. Fenamin
19. Fimestan
20. Gitaramin
21. Grafamic
22. Hexalgesic
23. Licostan
24. Lisfen
25. Marostan
26. Mefast
27. Mefinal
28. Mefix
29. Molasic
30. Omestan
31. Opistan
32. Panstonal Forte
33. Pehastan
34. Ponalar
35. Poncofen
36. Ponsamic
37.  Ponstan dan Ponstan FCT
38. Ponstelax
39. Solasic
40. Stanalin
41. Tifestan Forte
42. Topgesic
43. Trifastan
44. Venic
45. Witranal
Diklofenak

a. Kalium Diklofenak
Dosis : 25 mg, 50 mg dalam sediaan tablet , maksimal 150 mg per hari. Di indikasikan untuk pengobatan jangka pendek pada nyeri dan inflamasi.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten dari Kalium Diklofenak yang tersedia di Apotek:
46. Aclonac
47. Araclof
48. Cataflam
49. Cataflam Fast
50. Eflagen
51. Exaflam
52. Flamic
53. Kadiflam
54. Kaditic
55. Kaflam
56. Nacoflar
57. Potaflam
58. Raost
59. Scanaflam
b. Natrium Diklofenak
Dosis yang digunakan sebagai pereda nyeri yaitu 25 mg dan 50 mg dengan aturan pakai 3-4 kali sehari, tersedia dalam sediaan tablet salut enteric. Obat ini diindikasikan untuk keadaan serangan nyeri pada GOUT akut atau nyeri sendi.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten Natrium Diklofenak yang tersedia di Apotek:
60. Anuva
61. Deflamat
62. Deflamat CR
63. Dicloflam
64. Diklovit
65. Dolofenac
66. Elithris
67. Fenaren
68. Flamar
69. Flamenac
70. Gratheos
71. Megatic
72. Nadifen
73. Nadiflam
74. Neurofenac
75. Renadinac
76. Renvol
77. Valto Forte
78. Voltaren SR-75
79. Volten
80. Zegren
81. Zelona
Fenilbutazon
Dosis yang tersedia yaitu 100 mg dan 200 mg dengan dosis maksimal 3 – 4 kali dalam sehari. Tersedia dalam sediaan tablet dan kapsul. Obat ini diindikasikan untuk ankilosa spondilitis aktif, artritis gout akut, reumatoid artritis aktif, osteoartritis akut.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten Fenilbutazon yang tersedia di Apotek:
82. Afirheuma
83. Afitazon
84. Berlizon
85. Butamidon
86. Ifirema
87. Novason
88. Phenylbutazone Molex Ayus
89. Redalin
90. Rheumakap
91. Rheutama
92. Selesfen
93. Zerion
Ibuprofen
Tersedia dalam dosis 200 mg dan 400 mg dalam sediaan tablet, 100 mg/ 5 mL dalam sediaan sirup, 200 mg/ 5 mL dalam sediaan suspensi. Penggunaan maksimal dalam sehari dalam dosis terbagi 2 – 3 kali sehari. Obat ini diindikasikan untuk mengurangi rasa nyeri dengan kesakitan ringan hingga sedang, untuk antirematik , nyeri tulang dan sendi. Selain digunakan sebagai penghilang rasa nyeri, obat Ibuprofen juga dapat digunakan sebagai antipiretik atau penurun panas.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten Ibuprofen yang tersedia di Apotek:
94. Alaxan
95. Anafen sirup
96. Arthrifen dan Arthrifen Plus
97. Axofen
98. Brufen
99. Bufect
100. Dolofen F
101. Farsifen
102. Fenatic
103. Hufagrip TMP
104. Ibufenz
105. Inufen
106. Iprox
107. Iremax
108. Lexaprofen
109. Liflamal
110. Mofen
111. Neo Rheumacyl
112. Nofena
113. Novaxifen
114. Oskadon
115. Ostarin
116. Proris
117. Prosic
118. Provinas
119. Ribunal
120. Tiafen
121. Tifalsic
122. Zentarin
Ketoprofen
Obat ini tersedia dengan dosis 50 mg, 100 mg dan 200 mg dalam sediaan tablet dengan dosis maksimal 3 – 4 kali minum dalam sehari. Obat Ketoprofen diindikasikan untuk mengurangi nyeri pada tulang dan nyeri sendi.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten Ketoprofen yang tersedia di Apotek:
123. Fetik
124. Flamed
125. Hextrofen
126. Ketoprofen Hexpharm
127. Ketros
128. Lantiflam
129. Lifentris
130. Molaflam
131. Nasaflam
132. Nazovel
133. Noflam
134. Ovurila E
135. Profecom
136. Profenid
137. Pronalges
138. Protofen
139. Rematof
140. Rofiden
141. Suprafenid
Meloksikam
Obat ini tersedia dalam dosis 7.5 mg dan 15 mg dengan penggunaan sehari maksimal 15 mg. Obat ini diindikasikan untuk mengobati dalam terapi simptomatik jangka pendek eksaserbasi akut osteoarthtritis dan terapi jangka panjang reumatoid artritis.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten dari Meloksikam yang tersedia di Apotek:
142. Arimet,
 143. Artrilox
144. Atrocox
145. Cameloc
146. Denilox
147. Futamel
148. Loxinic
149. Mecox
150. Meflam
151. Melicam
152. Melocid
153. Melogra
154. Meloxin
155. Mevilox
156. Movicox
157. Movix
158. Moxam
159. Moxic
160. Ostelox
161. Paxicam
162. Relox
163. Rhemacox
164. Velcox
165. X-Cam
Piroksikam
Obat ini tersedia dalam dosis 10 mg dan 20 mg dengan dosis penggunaan maksimal 20 mg sehari. Obat ini digunakan untuk pengobatan dalam terapi simptomatik artritis rematoid, osteoartritis, spondilitis ankilosa, gangguan muskuloskeletal akut dan gout akut.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten dari Piroksikam yang tersedia di Apotek:
166. Artimatic
167. Denicam
168. Faxiden
169. Feldco 20
170. Feldene
171. Grazeo
172. Infeld
173. Lanareuma
174. Licofel
175. Maxicam
176. Pirofel
177. Samrox 20
178. Scadene
179. Selmatic
180. Wiros
181. Yasiden
Salisilat
Nama lain dari salisilat dalam obat yaitu asetosal, obat ini tersedia dalam dosis 80 mg, 100 mg dan 500 mg. Obat ini digunakan untuk membantu meringankan sakit kepala, pusing, demam, sakit gigi, nyeri pada otot dan sendi.
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten dari Salisilat yang tersedia di Apotek:
182. Aspilets
183. Aspirin
184. Contrexyn
185. Gramasal
186. Minigrip
187. Naspro
188. OSK No.16
Sedangakan untuk mencegah terjadinya serangan terulang dapat mengkonsumsi obat penurun kadar purin dalam darahmisal seperti Allupurinol yang memiliki dosis 100 mg dan 300 mg dengan maksimal 3 kali dalam sehari dalam bentuk sediaan tablet. Allupurinol sendiri diindikasikan sebagai hiperurisemia primer (gout / pirai) dan hiperurisemia sekunder (mencegah pengendapan asam urat dan kalsium oksalat).
Berikut beberapa contoh obat pereda nyeri paten dari Allupurinol yang tersedia di Apotek:
189. Allopurinol
190. Alluric
191. Alodan
192. Alofar
193. Benoxuric
194. Favolar
195. Hanoric
196. Isoric
197. Licoric
198. Linogra
199. Mediuric
200. Omeric
201. Ponuric
202. Pritanol
203. Prouric
204. Puricemia
205. Purinic
206. Reucid
207. Rinolic
208. Selespurin
209. Urica
210. Zyloric
Itulah tadi ulasan panjang lebar yang menjelaskan secara detail mengenai nama obat generik asam urat dan obat paten asam urat di apotek yang sudah saya rangkumkan ke dalam beberapa daftar nama obat asam urat generik dan nama obat asam urat paten lengkap dalam artikel ini semoga dapat membantu anda yang kebetulan sedang kebingungan mencari obat asam urat di apotek. Terima kasih sudah mampir di blog tanaman dan tumbuhan ini jangan lupa share dan tunggu artikel menarik selanjutnya.