15 Obat Diare / Obat Mencret Untuk Anak yang Tersedia di Apotek

15 Obat Diare / Obat Mencret Untuk Anak yang Tersedia di Apotek– Usia anak-anak sangat rentan sekali terserang berbagai macam penyakit, salah satunya yaitu Diare atau mencret pada anak. Obat untuk mengobati diare pada anak yang dijual di Apotek ada beberapa macam jenisnya. Diare atau disebut juga mencret biasanya disebabkan karena adanya gangguan sistem pencernaan yang bisa saja dari salah mengkonsumsi makanan dan minuman, adanya alergi yang tidak diketahui penyebabnya, atau pola hidup yang tidak bersih. Penyebab diare pada anak lebih mudah terulang karena masa anak-anak mereka lebih senang bermain di pasir, kemudian memegang makanan, kuman dan bakteri penyebab diare yang ada pada tangan berpindah ke saluran cerna melalui makanan yang dikonsumsi, akibatnya anak menjadi diare karena saluran cernanya terganggu. Banyak orang tua yang tidak memperhatikan gejala dan tanda diare pada anak yang terkena diare, sehingga kadang terlambat ditangani dan menjadikan anak korban.

Obat Diare / Obat Mencret Untuk Anak yang Tersedia di Apotek
Obat Diare / Obat Mencret Untuk Anak yang Tersedia di Apotek

Gejala dan tanda diare pada anak biasanya ditandai dengan berubahnya feses menjadi cair, dengan frekuensi lebih sering, yaitu 3 kali dalam 24 jam. Anak yang mengalami diare akan mengalami lemas dan pucat. Diare pada anak lebih berbahaya karena apabila terlambat ditangani akan menyebabkan anak menjadi dehidrasi berat dan bahkan yang lebih buruk sampai meninggal. Maka dari itu perlu dilakukan upaya pengenalan apa itu penyakit diare, pemahaman tanda dan gejala diare pada anak, penanganan dini pada anak terserang diare, pengobatan diare pada anak demi keberhasilan dalam upaya pencegahan terjadinya diare pada anak. Salah satu nya dengan segera mengobati anak yang terserang diare agar tidak semakin parah, cara nya dengan memberikan obat diare pada anak yang ada di apotek. Apotek menjual obat diare untuk anak tanpa resep dokter baik itu obat generik untuk diare maupun obat paten untuk diare pada anak. Pengobatan diare pada anak di apotek termasuk dalam kegiatan swamedikasi atau upaya pengobatan mandiri dengan cara berkonsultasi dengan apoteker untuk memilihkan obat diare yang tepat untuk anak terutama anak usia 1-12 tahun.
1. Oralit, merupakan pertolongan pertama diare pada anakmaupun dewasa. Oralit digunakan sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang karena diare. Oralit dapat di dapatkan di Apotek dalam bentuk kemasan sachet, merk dagang generiknya Oralit 200. Cara pembuatan larutan oralit untuk mengobati diare yaitu 1 gelas air matang (200ml) dicampur dengan Oralit 1 sachet. Cara penggunaan oralit untuk pengobatan diare yaitu pada 3 jam pertama diberikan sesuai dengan usia, kemudian dilanjutkan diminum tiap kali mencret. Penggunaan maksimal oralit hanya 2 hari, jika kondisi tidak membaik sebaiknya segera bawa ke Dokter atau Rumah Sakit.
2. DARYAZINC, untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dan mencegah dehidrasi pada diare. Dapat digunakan dari bayi mulai usia 2 bulan hingga 5 tahun.
3. DIRALOX Suspensi, untuk pengobatan diare karena infeksi bakteri. Dapat digunakan untuk anak mulai usia 1 tahun hingga 5 tahun ,dan tidak boleh diberikan pada bayi dibawah 3 bulan. Maksimal penggunaan Diralox tidak boleh  lebih dari 7 hari.
4. GUANISTREP Sirup, untuk pengobatan sistomatik pada diare karena penyebab yang tidak diketahui secara jelas. Obat diare Guanistrep dapat digunakan mulai dari bayi usia 6 bulan hingga 3 tahun.
5. HUFAFURAL sirup, untuk mengobati diare karena infeksi bakteri pada saluran cerna. Obat mencret pada anak ini dapat digunakan pada bayi mulai umur 1 bulan ke atas, tetapi tidak boleh pada bayi baru lahir umur 0-1 bulan.
6. INTERZINC, sebagai pelengkap cairan dehidrasi oral. Dapat digunakan pada anak mulai umur 6 bulan hingga 5 tahun. Diberikan selama 10 hari berturut walaupun diare sudah sembuh.
7. KOLTIN, untuk pengobatan diare yang tidak diketahui penyebabnya secara spesifik. Untuk maksimum penggunaan sehari 6 sendok takar dalam 24 jam. Dapat digunakan untuk anak usia 6 – 12 tahun.
8. LACTO-B, untuk pengobatan diare dan intoleransi laktosa. Dapat diberikan bersama makanan maupun minuman, dan dapat digunakan pada anak usia 1 – 6 tahun. Di bawah usia 1 tahun, pemakaian sesuai dengan anjuran dokter.
9. L-ZINC, sebagai terapi tambahan untuk diare pada anak dan dapat diberikan bersama dengan larutan oralit. Obat diare ini dapat diberikan pada bayi mulai usia 2 bulan hingga 5 tahun. Pemberian selama 10 hari berturut walaupun diare sudah berhenti.
10. NEO PRODIAR Suspensi, mengobati diare yang spesifik karena infeksi bakteri seperti Salmonella, E. Coli. Obat dapat diberikan pada anak mulai usia 3 bulan hingga 12 tahun, tetapi tidak dianjurkan pada bayi usia 3 bulan ke bawah.
11. NIFUDIAR, untuk mengobati diare karena E.coli, Staphylococcus, Kolopatis. Obat ini dapat digunakan pada bayi mulai usia 1 bulan sesuai dengan anjuran dokter.
12. OREZINC, digunakan pada terapi diare pada anak dan kombinasi dengan oralit. Dapat diberikan pada anak mulai umur 6 bulan hingga 5 tahun, diberikan 1 kali sehari 5 ml. Untuk bayi dibawah 6 bulan dosisnya 2.5 ml sehari sekali.
13. ZANIC, sebagai terapi obat tambahan pada diare anak, juga dapat diberikan bersama larutan oralit. Obat diare pada anak ini dapat diberikan mulai usia 2 bulan hingga 5 tahun, selama 10 hari walaupun diare sudah berhenti.
14. ZINC, sebagai terapi diare pada anak dibawah usia 5 tahun, diberikan bersama oralit. Dapat diberikan mulai usia bayi 2 bulan hingga 5 tahun, selama 10 hari berturut.
15. ZIRKUM KID, digunakan untuk terapi pelengkap diare pada anak. Dapat diberikan pada bayi mulai umur 2 bulan hingga 5 tahun, selama 10 hari berturut.
Obat diare / mencret pada anak yang tersedia di Apotekdapat diguanakn sebagai langkah awal terutama Oralit karena untuk mencegah dehidrasi pada anak. Bila selama mengkonsumsi obat seperti di atas selama 2 hari belum ada perubahan,baiknya segera bawa anak ke Dokter atau ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Karena diare atau mencret pada anak kadang juga disertai dengan panas atau kembung yang membuat anak menjadi rewel. Jika bayi di bawah 2 tahun masih minum ASI, maka pemberian ASI dapat dipersering untuk mengganti cairan yang terbuang sehingga kejadian dehidrasi dapat dihindari. Waspadai diare atau mencret pada anak, karena sebabnya bisa dari berbagai macam, utamakan kebersihan terutama kebiasaan mencuci tangan sebelum makanatau setelah bermain di luar rumah. Obat diare atau mencret pada anak biasanya hanya untuk mengobati secara luas penyebab diare nya, tidak spesifik terhadap salah satu jenis bakteri penyebab diare.
Jadi jika sakit diare masih berlanjut segera pergi ke Dokter atau Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan sakit diarelebih lanjut oleh dokter. Demikian ulasan kali ini mengenai obat generik dan obat paten untuk diare / mencret pada anak yang dijual di apotek, semoga sedikit informasi ini bermanfaat. Jangan lupa bagikan ke teman-teman anda agar lebih bermanfaat untuk mencegah terjadinya diare pada anak, tunggu artikel informatif selanjutnya.