44 Ciri-ciri Obat Generik dan Obat Paten Asli di Pasaran

44 Ciri-ciri Obat Generik dan Obat Paten Asli di Pasaran– Belakangan ini banyak beredar obat palsu dan obat ilegal yang dipasarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Pemalsuan obat memang bisnis haram yang memberikan keuntungan yang besar bagi pelaku sindikat pembuat obat palsu maupun obat ilegal. Jenis obat palsu yang sering diproduksi adalah obat yang laris di apotik sehingga dengan untung yang kecil namun dalam jumlah yang besar membuat para penjahat pemalsu obat tertarik dalam bisnis obat palsu. Obat apotik seperti obat generik, obat herbal dan obat paten adalah sasaran utama para pelaku dalam menjalankan bisnis obat palsu dengan obat generik dan obat paten di apotik sebagai contoh obat tiruan sehingga obat yang diproduksi tampak seperti obat asli pabrik. Obat palsu yang dibuat sama seperti aslinya ini di pasaran sering disebut obat aspal atau obat asli tapi palsu.
44 Ciri-ciri Obat Generik dan Obat Paten
44 Ciri-ciri Obat Generik dan Obat Paten
Dampak bahaya obat palsu sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, terutama dampak efek samping obat. Obat generik dan obat paten merupakan obat yang setiap hari dikonsumsi oleh masyarakat umum maka dari itu memperkecil dampak buruk dari pemalsuan obat generik dan obat paten maka setidaknya masyarakat umum harus sedikit mengerti dan paham bagaimana ciri – ciri obat generik dan obat paten di pasaran. Untuk mengurangi dampak buruk efek samping obat serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan tentang obat maka pada kesempatan kali ini admin blog Tanaman dan Tumbuhan akan mengupas tuntas seputar ciri-ciri obat generik dan obat paten serta ciri-ciri obat asli dan obat palsu secara lengkap.

Sebelumnya sedikit tentang pengertian apa itu obat generik dan obat paten. Pengertian obat generik yaitu  obat yang memiliki kandungan sesuai dengan zat aktifnya dan boleh diproduksi secara umum oleh pabrik obat manapun karena tidak memiliki hak paten. Obat generik sendiri dibagi lagi menjadi obat generik berlogo (OGB) dan obat generik bermerek yaitu obat generik berlogo adalah obat generik yang diproduksi pemerintah oleh industri farmasi atau pabrik obat yang memiliki sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) sedangkan pengertian obat generik bermerek adalah obat generik dengan merek dagang yang sudah habis masa hak patennya yaitu selama 20 tahun yang dapat diproduksi ulang oleh pabrik obat yang lain yang ditetapkan pemerintah dalam UU No.14 tahun 2001. Terakhir pengertian tentang obat paten yaitu obat yang masih dilindungi hak patennya sehingga pabrik obat lain dilarang membuat obat dengan nama dagang yang sama. Itulah sekilas mengenai pengertian obat generik, obat generik bermerek, obat generik berlogo dan obat paten. Untuk lebih jelasnya mengenai ciri-ciri obat generik dan obat paten serta ciri-ciri obat asli dan obat palsu maka silahkan simak uraian lengkap di bawah ini.
30 Ciri-ciri Obat Generik dan Obat Paten

1. Setiap obat generik hanya berisi satu zat aktif saja

2. Obat paten bisa berisi lebih dari satu zat aktif atau campuran dari beberapa zat aktif.
3. Obat generik sebagian besar memiliki logo hijau dengan simbol bulat hijau dengan garis hitam di luar nya
4. Obat paten sebagian besar memiliki logo merah dengan huruf K, biru dan merah ada palangnya. Logo merah dengan huruf K di dalamnya artinya obat keras sehingga harus dibeli dengan resep dokter. Logo biru artinya obat bebas terbatas maksudnya obat boleh dbeli di apotik namun hanya dalam jumlah tertentu sedangkan obat logo merah ada palangnya yaitu obat yang mengandung psikotropika dan narkotika sehingga harus dibeli dengan resep dokter.
5. Harga obat generik lebih murah
6. Harga obat paten pasti lebih mahal dibanding obat generik, biasanya harganya 2x harga obat generik
7. Obat generik boleh diproduksi oleh semua pabrik obat
8. Obat hanya boleh diproduksi oleh pabrik obat yang mempatenkan nama obat tersebut.
9. Kualitas obat generik biasanya memiliki kualitas lebih buruk
10. Mutu obat paten lebih bagus dibandin obat generiknya
11. Obat generik diperjualbelikan bebas di apotek dan toko obat
12.  Obat paten hanya boleh diperjualbelikan melalui apotik termasuk obat psikotropika dan narkotika sedangkan toko obat tidak boleh menjual obat paten termasuk obat psikotropika dan narkotika
13. Nama obat generik pasti sama dengan isi zat aktif yang terkandung di dalamnya
14. Nama obat paten boleh tidak sama atau tidak harus sama dengan zat aktif yang terkandung di dalamnya.
15. Obat generik yang mengandung psikotropika dan narkotika harus dipesan menggunakan surat pesanan yang ditandatangani oleh seorang penanggungjawab yang berprofesi apoteker.
16. Obat paten yang mengandung narkotika misal mengandung codein bisa dibeli tanpa menggunakan surat pesanan namun hanya menggunakan resep dokter.
17. Obat generik biasanya memiliki efek yang lambat
18. Obat paten memiliki efek obat yang relatif lebih cepat.
19. Obat generik terdiri dari obat generik biasa dan obat generik bermerek, maksudnya obat generik bermerek yaitu boleh diproduksi secara umum oleh produsen obat atau pabrik obat setelah masa paten obat yaitu 20 tahun habis
 20. Obat paten tidak ada masa berlaku nya dari awal diproduksi obat paten sudah dipatenkan oleh pabrik obat.
21. Nama obat generik harus sama persis walaupun berbeda pabrik produsen obat
22. Nama obat paten bebas sesuai kemauan pabrik obat yang memproduksi.
23. Obat generik ada yang dijual dalam wadah kaleng atau botol dengan isi 100 butir atau 1000 butir misal dexametason, codein, dll
24. Obat paten tidak ada yang dijual dalam jumlah besar relatif dijual dalam jumlah kecil, jadi hanya dijual strip, kaplet dan blister.
25. Obat generik biasanya digunakan sebagai obat racikan di apotik
26. Obat paten jarang sekali digunakan sebagai obat racikan di apotik karena obat paten memang isinya sudah lengkap disesuaikan dengan kandungan zat aktifnya.
27. Obat generik dan obat paten berlogo merah bisa diorder melalui PBF lewat apotik
28. Obat paten yang berlogo biru bisa dibeli dimana saja misalnya di supermarket, swalayan, toko obat, warung, dan toko modern misalnya seperti bodrex, ultraflu, inzana, promag, dll.
29. Obat generik lebih sedikit mengalami uji klinis penelitian daripada obat paten
30. Obat paten mengalami serangkaian uji klinis penelitian untuk memastikan kualitas mutu obat.

Ciri-ciri Obat Asli dan Obat Palsu
44 Ciri-ciri Obat Asli dan Obat Palsu
14 Ciri-ciri Obat Asli dan Obat Palsu
31. Obat asli pada kemasan nya terdapat no batch, kode produksi, ijin edar dari depkes, ijin dari badan pom serta label halal
32. Obat palsu pada kemasan tidak memiliki no ijin edar dari DEPKES maupun badan pom
33. Obat asli biasanya hanya bisa dibeli di apotik dan toko obat yang memiliki ijin dari dinas kesehatan
34. Obat palsu tidak bisa masuk ke apotik maupun toko obat, penyebaran obat palsu biasanya secara online melalui web-web dan media sosial seperti facebook dan instagram serta warung-warung kecil dan toko jamu herbal tradisional
35. Obat asli tidak berbahaya dikonsumsi jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan
36. Obat palsu sangat berbahaya dikonsumsi terutama efek samping obat secara jangka panjang dan bisa mengakibatkan keracunan
37. Obat asli harganya lebih mahal sesuai dengan harga yang ditentukan oleh pabrik
38. Obat palsu harganya lebih murah dari harga pasaran
39. Obat asli secara kualitas mutu jelas terjamin karena dibuat dengan alat-alat yang standar produksi
40. Obat palsu kualitas mutunya lebih buruk karena dibuat dengan alat seadanya atau kurang memadai
41. Obat asli secara tekstur, bentuk dan warna lebih menarik serta tahan lama
42. Obat palsu secara tekstur, bentuk dan warna kurang menarik dan mudah rusak
43. Obat asli jika dilakukan tes organoleptis di laboratorium untuk dilihat sebaran bakteri, jamur, dan kapang maka hasilnnya lebih sedikit sehingga masih layak dikonsumsi
44. Obat palsu  jika dilakukan tes organoleptis di laboratorium maka tidak lolos uji organoleptik karena sebaran bakteri, jamur dan kapang nya melebihi ambang batas normal.
Nah itulah tadi 44 ciri-ciri obat generik dan obat paten serta ciri-ciri obat asli dan obat paten di pasaran yang diulas lengkap diatas pada kesempatan ini oleh admin blog Tanaman dan Tumbuhan yang kebetulan berprofesi sebagai seorang Apoteker. Semoga artikel ini bermanfaat walaupun kamu bukan seorang farmasis atau orang yang bekerja di dunia farmasi namun dengan membaca artikel ini setidaknya dapat menambah wawasan anda tentang apa itu ciri-ciri obat generik dan obat paten serta ciri-ciri obat asli dan obat palsu. Apabila ada pertanyaan seputar obat generik dan obat paten silahkan tanyakan melalui komentar di bawah ini, jangan lupa share ke teman maupun sanak saudara anda agar lebih bermanfaat. Terima kasih sudah mampir di blog Tanaman dan Tumbuhan, bagi anda yang mengcopy paste segala macam bentuk tulisan di blog ini jangan lupa sertakan alamat blog ini sebagai sumber referensinya untuk menghargai karya tulisan orang lain..

31 Replies to “44 Ciri-ciri Obat Generik dan Obat Paten Asli di Pasaran”

Leave a Reply

Your email address will not be published.