25 Syarat Izin Pendirian Apotik Baru

25 Syarat Izin Pendirian Apotik Baru – Peluang bisnis Apotik belakangan ini mulai banyak dilirik para pengusaha. Jika jaman dahulu mayoritas pemilik saham apotikatau pemilik sarana apotik adalah seorang apoteker sekaligus sebagai Apoteker penanggung jawab di apotik tersebut, berbeda dengan jaman sekarang yang kebanyakan PSA apotik yaitu seorang pengusaha. Contoh apotik yang hampir di setiap kabupaten kota ada dan dijadikan bisnis franchise yaitu Apotik Kimia Farma, Apotik K-24 dan Apotik Viva Generik. Pendirian apotik baru namun masih kurang berimbang dengan banyaknya permintaan kebutuhan obat di daerah pelosok akibatnya jika ada warga yang mau membeli obat di Apotik harus menempuh jarak puluhan kilometer. Selain itu belakangan mayoritas PSA apotik adalah orang biasa dan bukan seorang apoteker adalah karena faktor besarnya modal mendirikan apotik. Modal mendirikan apotik bisa dibilang tidak sedikit karena bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Syarat Izin Pendirian Apotik Baru
Syarat Izin Pendirian Apotik Baru

Selain karena kendala modal pendirian apotekternyata banyaknya syarat untuk mendapatkan izin mendirikan apotik juga menjadi salah satu faktor lamanya pengurusan pendirian apotik. Syarat kelengkapan administrasi yang dianggap sepele namun jika tidak teliti maka dapat memperlambat proses perizininan apotik, karena misal ada yang kurang atau salah maka harus diperbaiki terlebih dahulu maka pihak pengurus IAI setempat baru akan menyetujui. Nah bagi seorang apoteker mungkin sudah hafal  syaratnya namun bagi anda yang belum tahu dan kebetulan sedang mencari-cari syarat apa saja yang diperlukan untuk izin mendirikan apotik baru maka pada kesempatan kali ini admin blog Tanaman dan Tumbuhan akan mengulas mengenai kumpulan syarat izin permohonan mendirikan apotik baru secara lengkap. Berikut di bawah ini silahkan disimak tentang apa saja berkas syarat izin pendirian apotik baru yang harus anda siapkan.
1. Surat Permohonan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kabupaten setempat (Asli dan bermaterai 6000)
2. Salinan / Fotocopy STRA yang sudah di legalisir
3. Salinan / Fotocopy Ijazah Apoteker yang sudah di legalisir
4. Salinan / Fotocopy sumpah jabatan Apoteker yang sudah di legalisir
5. Salinan / Fotocopy SIPA yang sudah di legalisir
6. Salinan / Fotocopy KTP
7. Salinan / Fotocopy KK
8. Surat pernyataan tempat tinggal atau domisili secara nyata Apoteker (Asli dan bermaterai 6000)
9. Denah bangunan Apotik dan denah situasi Apotik terhadap Apotik lain
10. Surat status bangunan dalam bentuk Akte (hak milik / sewa / kontrak)
11. Ketenagaan Apotik dengan melampirkan fotocopy ijazah, STRA & SIPA (bagi Aping / Apoteker Pendamping), STRTTK dan SIKTTK (bagi Asisten Apoteker)
12. Surat keterangan lolos butuh dari IAI kabupaten asal yang ditujukan ke IAI kabupaten tujuan. Surat lolos butuh dikeluarkan oleh organisasi IAI lama sebagai bukti bahwa anggota telah keluar dari kabupaten/provinsi asal dan menjadi anggota IAI kabupaten/ provinsi tujuan

alur permohonan izin pendirian apotik
alur permohonan izin pendirian apotik

13. Daftar alat perlengkapan Apotik secara terperinci
14. Surat pernyataan dari APA bahwa tidak bekerja tetap pada perusahaan farmasi lain dan tidak sedang menjadi APA maupun APING di Apotik lian (Asli dan bermaterai 6000)
15. Surat izin atasan (bagi pemohon PNS, anggota TNI, dan karyawan instansi pemerintah lain)
16. Akte perjanjian kerjasama antara APA dan PSA bagi Apoteker yang tidak memiliki Apotik sendiri yang dikeluarkan oleh notaris sebagai bukti legal kerjasama di mata hukum.
17. Surat pernyataan PSA tidak pernah terlibat pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang obat (Asli dan bermaterai 6000)
18. Surat keterangan kesehatan fisik dan mental dari RS pemerintah / Puskesmas untuk melaksanakan tugas sebagai Apoteker dan Asisten Apoteker
19. Daftar kepustakaan wajib Apotik yang dimiliki
20. Fotocopy NPWP PSA
21. Fotocopy KTP PSA jika Apoteker bekerja sama dengan orang lain yang bertindak sebagai pemilik saham Apotik (PSA)
22. SOP (Standar Operasional Prosedur) / Prosedur tetap Pelayanan Kefarmasian di Apotik
23. Jadwal buka Apotek yang ditandatangani oleh PSA dan APA
24. Surat rekomendasi dari PC IAI Kabupaten setempat
25. Studi Kelayakan Apotik yang telah ditandatangi oleh Ketua IAI Kabupaten setempat
Bagi anda yang membutuhkan file dalam form permohonan izin apotik maka silahkan anda kirim email atau tuliskan email anda di kolom komentar ke alamat contoh borang atau form permohonan izin pendirian apotik berikut ini dalam format pdf
Baca juga :
Nah itulah tadi ke 25 syarat administrasi izin mendirikan apotik baru yang sudah admin blog tanaman dan tumbuhan bagikan. Jangan lupa untuk berkas permohonan izin apotik baruini biasanya dibuat menjadi  5 rangkap dengan tembusan ke Menteri Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi, BPOM, IAI Kab/Kota setempat dan Arsip. Semoga sedikit informasi tentang alur bagaimana tata cara mendapatkan izin permohonan pendirian apotik baru ini bermanfaat, jangan lupa share ke teman-teman sejawat anda agar tidak bingung saat mengurus surat permohonan ijin apotik. Apabila ada yang ingin ditanyakan seputar tata cara memperoleh izin mendirikan Apotikmaka silahkan tinggalkan pertanyaan anda di kolom komentar di bawah ini..