√ 20 Aturan Penggunaan OBAT pada Masa KEHAMILAN & MENYUSUI

Penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui – bagi pasangan pengantin muda yang baru menikah  dan sudah berbulan madu tentunya hal yang sangat dinantikan kedua belah pihak yaitu ingin segera punya momongan sabar menunggu datangnya kehamilan. Kehamilan anak pertama tentunya masih sangat awam mengenai apa saja misal makanan, olahraga dan obat yang dianjurkan pada masa kehamilan dan menyusui. Selain apa saja yang dianjurkan pada ibu hamilada juga pantangan bagi ibu hamilyang harus diwaspadai efek sampingnya terhadap perkembangan janin nya. Terutama yang harus diawaspadai pada ibu hamil dan menyusui adalah konsumsi atau penggunaan obat-obatan selama hamil. Penggunaan obat pada masa kehamilan tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat-obatan karena banyak setiap obat yang masuk ke dalam tubuh efek samping nya bisa mempengaruhi jabang bayi anda jika tidak tau reaksi obat terhadap tubuh. Resiko kesalahan penggunaan obat yang paling fatal yaitu dapat menyebabkan orang meninggal dunia akibat salah indikasi atau dosis tidak tepat.
obat pada ibu hamil dan menyusui
obat pada ibu hamil dan menyusui

Penggunaan obat pada ibu yang menyusui juga mirip dengan penggunaan obat pada orang yang sedang hamil, jadi untuk menggunakan obat-obatan yang mengandung bahan kimia sebaiknya harus dihentikan terlebih dahulu selama masa kehamilan dan menyusui agar tidak terjadi gangguan pada janin calon jabang bayi yang ada di dalam kandungan. Nah untuk mengurangi angka kematian akibat kesalahan penggunaan obat maka silahkan simak pernyataan di bawah ini yang akan admin inFarmasi ulas satu persatu yaitu mulai dari penggunaan obat pada masa kehamilan dan menyusui

A. PENGGUNAAN OBAT PADA MASA KEHAMILAN
Penggunaan obat pada wanita hamildiperlukan pertimbangan khusus karena resiko yang ditimbulkan tidak hanya pada ibu saja tetapi juga pada janin yang dikandungnya. Risiko yang paling dikhawatirkan adalah timbulnya kecacatan pada janin atau bayi yang akan lahir, baik berupa cacat fisik maupun cacat fungsional. Hal yang perlu dipertimbangkan adalah apakah manfaat dari penggunaan obat lebih besar daripada risikonya, sehingga ibu dapat melahirkan bayi yang sehat dengan selamat. Tidak ada obat yang secara mutlak dianggap aman untuk digunakan pada masa kehamilan. Efek teratogenik tidak hanya dalam bentuk kecacatan fisik saja (malformasi), tetapi juga  pertumbuhan yang terganggu, karsinogenesis, gangguan fungsional atau mutagenesis. Kecacatan janin akibat obat diperkirakan sekitar 3% dari seluruh kelahiran cacat risiko paling tinggi untuk menimbulkan efek teratogenikadalah penggunaan obat pada trimester pertama, lebih tepatnya minggu ke-3 sampai dengan minggu ke-8 dimana sebagian besar organ untama dibentuk. Setelah minggu ke-8 jarang terjadi anomali struktur karena organ utama sudah terbentuk pada fase ini. Pada trimester II dan III, efek teratogenik lebih kepada kecacatan fungsional, contohnya penggunaan obat ACE inhibitor akan menyebabkan hipotensi pada janin yang dikandung.
OBAT PADA IBU HAMIL
OBAT PADA MASA KEHAMILAN

Obat yang diberikan kepada wanita hamilumumnya dapat melalui plasenta. Transfer obat melalui membran plasenta terjadi secara difusi pasif. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses transfer ini adalah : konsentrasi obat dalam darah ibu, aliran darah plasenta, sifa fisikokimia obat (berat molekul rendah, obat yang larut dalam lemak, non-polar, dan tidak terionisasi akan lebih mudah melewati membran plasenta), hanya obat yang berada dalam bentuk bebas dari ikatan protein yang dapat melewati membran plasenta.

Penggolongan tingkat keamanan penggunaan obat pada wanita hamil berdasarkan FDA Amerika Serikat banyak dijadikan acuan dalam mempertimbangkan penggunaannya dalam praktik, yaitu :

a. Kategori A : penelitian terkontrol menunjukkan tidak ada risiko. Penelitian terkontrol dan memadai pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko pada janin.
b. Kategori B : tidak ada bukti risiko pada manusia. Penelitian pada hewan menunjukkan adanya risiko tetapi penelitian pada manusia tidak, atau penelitian pada hewan menunjukkan tidak ada risiko tetapi penelitian pada manusia belum memadai.
c. Kategori C : risiko tidak dapat dikesampingkan. Penelitian pada manusia tidak memadai, penelitian pada hewan menunjukkan risiko atau tidak memadai.
d. Kategori D : risiko pada janin terbukti positif, baik melalui penelitian atau post marketing study.
e. Kategori X : kontraindikasi pada kehamilan. Penelitian pada hewan atau manusia, atau data post marketing study menunjukkan adanya risiko pada janin yang secara jelas lebih merugikan dibandingkan manfaatnya.
Contoh Obat-obat yang terbukti memiliki efek teratogenik saat masa kehamilan pada manusia, antara lain sebagai berikut :
1. Metotreksat
2. Dietilstilbestrol (DES)
3. Karbamazepin
4. Asam Valproat
5. Fenitoin
6. Warfarin
7. Alkohol
8. Tetrasiklin
9. ACE Inhibitor
10. Sikofosfamid
11. Thalidomide
12. Isotretinoin
Prinsip tata cara penggunaan obat pada masa kehamilan
1. Sedapat mungkin hindari penggunaan obat terutama pada trimester pertama kehamilan, dan upayakan terapi non farmakologi untuk pengobatan.
2. Obat hanya diberikan jika jelas diperlukan dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya.
3. Hindari penggunaan obat jenis baru karena data penelitiannya serta keamanan bagi kehamilan masih terbatas.
4. Pilih obat dengan profil keamanan yang sudah teruji, baik pada hewan maupun pada manusia.
5. Upayakan pengobatan dengan monoterapi atau satu jenis terapi saja bukan polifarmasi.
6. Gunakan obat dengan dosis efektif yang terendah, tetapi perlu diingatbahwa perubahan fisiologis ibu selama kehamilan akan mengubah farmakokinetika obat, sehingga pada beberapa obat mungkin perlu peningkatan dosis untuk mempertahankan kadar terapeutikumnya.
7. Gunakan obat dengan durasi sesingkat mungkin dan bukan untuk pengobatan dalam jangka panjang.
8. Hindari obat yang bersifat teratogen pada wanita usia produktif.
9. Jika obat yang digunakan di duga kuat dapat menyebabkan kecacatan dan kelainan pada janin, maka segera kunjungi SPOG dan lakukan USG untuk mengecek kondisi janin dalam rahim.
10. Penggunaan obat herbal pada masa kehamilanperlu diwaspadai karena mungkin obat herbal dianggap produk “alamiah” sehingga bebas dari risiko efek samping, namun kenyataannya penggunaan obat herbal pada masa kehamilan tidak sepenuhnya bebas dari risiko baik terhadap ibu hamil maupun janin. Penggunaan yang semakin meningkat pesat di banyak negara menyebabkan peraturan obat herbal tidak seketat pada pengawasan terhadap obat, sehingga pemantauan timbulnya efek samping dari penggunaan tidak dilakukan secaa maksimal. Dan pula tidak banyak juga laporan timbulnya efek samping dari penggunaan obat herbal yang di publikasikan, sehingga sulit untuk mendapatkan informasi mengenai efek samping, khususnya efek samping penggunaan obat herbal selama masa kehamilan.
B. PENGGUNAAN OBAT PADA MASA MENYUSUI

OBAT PADA IBU MENYUSUI
OBAT PADA MASA MENYUSUI

Faktor yang harus diperhatikan pada penggunaan obat selama masa menyusui antara lain sebagai berikut :

11. Pemilihan Obat
12. Pertimbangkan apakah obat dapat diberikan secara langsung dengan aman pada bayi
13. Pilih obat yang sedikit melalui ASI dengan memprediksikan ratio M/P paling rendah
14. Hindari formulasi obat yang Long Acting (misal obat sustained release)
15. Pertimbangkan rute pemberian obat yang dapat menurunkan ekskresi obat ke dalam ASI
16. Jika memungkinkan hindari penggunaan obat untuk jangka panjang.
17. Waktu Menyusui, hindari menyusui secara langsung selama konsentrasi obat mencapai puncak plasmanya. Jika memungkinkan rencanakan menyusui sebelum pemberian dosis obat berikutnya.
18. Selalu mengamati keadaan bayi terhadap tanda-tanda yang tidak biasa atau gejala kliniknya (seperti sedasi, iritasi, rash, menurunkan nafsu makan, kesukaran menelan)
19. Tidak melanjutkan menyusui selama terapi obat jika risiko terhadap bayi lebih berat
20. Berikan pengetahuan yang cukup kepada pasien untuk meningkatkan pemahaman terhadap faktor-faktor yang berisiko.
Demikian ulasan lengkap seputar penggunaan obat pada masa kehamilan dan menyusui yang harus anda ketahui khususnya bagi para calon ibu muda yang baru pertama kali mengalami masa kehamilan sekaligus penggunaan obat pada saat menyusui yang aman bagi perkembangan janin. Semoga ulasan mengenai golongan obat yang aman bagi ibu hamil dan menyusui. Apabila ada kritik, saran atau pertanyaan silahkan tinggalkan melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih sudah mampir di blog inFarmasi.com semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda..

17 Replies to “√ 20 Aturan Penggunaan OBAT pada Masa KEHAMILAN & MENYUSUI”

  1. Nice blog right here! Also your website rather a lot up fast!
    What web host are you the use of? Can I am getting your affiliate hyperlink
    on your host? I desire my web site loaded up as quickly as yours lol

  2. I know this if off topic but I’m looking into starting my own weblog and
    was wondering what all is needed to get setup? I’m assuming having a blog like
    yours would cost a pretty penny? I’m not very web savvy so I’m
    not 100% positive. Any recommendations or advice
    would be greatly appreciated. Thanks

  3. I don’t know if it’s just me or if perhaps everybody else encountering problems with
    your website. It seems like some of the written text within your posts are
    running off the screen. Can someone else please provide feedback and let me know if this is happening
    to them too? This might be a problem with my web browser because I’ve
    had this happen before. Many thanks

  4. I do not even understand how I ended up right here, however I thought this
    put up used to be good. I don’t recognise who you’re however certainly you’re going to a well-known blogger in the
    event you are not already. Cheers!

  5. Have you ever considered about including a little bit more than just your articles?
    I mean, what you say is important and everything. However
    imagine if you added some great pictures or videos to give your posts more,
    “pop”! Your content is excellent but with images and videos, this blog could definitely be
    one of the greatest in its field. Amazing blog!

Leave a Reply

Your email address will not be published.