√ 11 Pengobatan pada Penderita ASMA atau BENGEK

Pengobatan pada penderita asma atau bengek  asma atau bengek adalah suatu penyakit alergi kronis yang memiliki ciri-ciri yaitu terjadi serangan sesak nafas akut secara berkala yang disertai batuk dan pengeluaran dahak berlebih. Pada serangan asma yang hebat, penyaluran udara ke darah melemah sehingga penderita mengalami pembiruan kulit (cyanosis). Sebaliknya pengeluaran nafas dipersulit dengan meningkatnya kadar CO2 dalam darah. Maka dari itu penderita asma yang sudah sering mendapatkan serangan asma seharusnya selalu membawa obat jika sewaktu-waktu asma kambuh, selain itu pengobatan pada serangan asma juga perlu segera diberikan pengobatan untuk mengatasi sesak nafas pada asma agar tidak terjadi hal yang fatal.
Penyakit Asma atau Bengek
Penyakit Asma atau Bengek

Semua serangan asma dapat dicegah jika faktor pemicunya dapat diketahui dan dihindari. Serangan asma yang dipicu oleh faktor olahraga bisa dihindari dengan meminum obat dari Dokter sebelum melakukan olahraga, dan sebaiknya melakukan olahraga yang ringan – rinagn saja. Berikut di bawah ini beberpa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan asma atau bengek.

1. Menjaga kesehatan
2. Menjaga kebersihan lingkungan
3. Menghindari faktor pemicu serangan penyakit
4. Menggunakan obat yang ditujukan untuk pengobatan asma.
Asma dibagi menjadi 2 kategori dan kebanyakan pasien menderita kombinasi dari kedua jenis asma ini, yaitu :
1. Asma alergi (ekstrinsik)
Jenis asma akibat reaksi alergi terhadap pemicu dari lingkungan, seperti emosi ,marah, makanan, debu, serbuk sari bunga, bulu binatang, jamur. Asma jenis ini biasanya banyak diderita anak-anak.
2. Asma non alergi (intrinsik)
Asma akibat infeksi sebelumnya dari saluran pernafasan yang menyebabkan kerusakan infeksi selaput lendir dari bronkial. Kerusakan ini menyebabkan bronkial menjadi terlalu sensitif terhadap lingkungan pemicu, seperti udara dingin, asap rokok, dan polusi. Jenis asma ini banyak mempengaruhi orang dewasa dan lansia diatas usia 40 tahun.
Gejala Penyakit Asma Bronkial
Gejala dari penyakit asma bronkial secara umum adalah penyakit saluran nafas yang ditandai dengan :
a. Sesak nafas yang diikuti dengan suara “mengi”  (berbunyi ketika menarik  atau mengeluarkan nafas/ udara).
b. Rasa berat dan kejang pada dada sehingga nafas jari terengah-engah.
c. Biasanya disertai batuk dengan dahak yang kental dan lengket.
d. Perasaan menjadi gelisah dan cemas.
Pengobatan pada asma sulit disembuhkan, karena asma tergolong penyakit yang dapat kambuh sewaktu-waktu ketika ada faktor pemicunya. Tetapi asma dapat dikendalikan sehingga penderita dapat terhindar dari serangan asma. Hindari gfaktor prmicu asma (alergen maupun lingkungan) dan sediakan selalu obat-obatan yang telah diresepkan dokter untuk meringankan serangan asma secara mendadak. Pengobatan asma dengan obat dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu :
A. Pengobatan asma jangka pendek
Pengobatan diberikan pada saat terjadi serangan asma yang hebat, dan terus diberikan sampai serangan berkurang. Biasanya menggunakan obat-obatan yang bekerja melebarkan saluran pernafasan yang menyempit. Tujuan pengobatan jangka pendek adalah untuk mengatasi penyempitan jalan nafas, mengatasi selaput lendir jalur nafas yang membengkak atau meradang dan mengatasi produksi dahak yang berlebihan. Macam obat jangka pendek untuk mengobati asma adalah :
1. Bronkodilator
Bekerja mengatasi penyempitan jalan nafas dengan cara melemaskan otot polos pada saluran nafas. Ada 4 golongan besar obat ini, yaitu :
2. Golongan Xantin, daya bronkodilatasinya menghambat enzim fosfodisterase, contoh Aminophilin, Teofilin dan Kolinteofilinat.
3. Golongan Simpatomimetika, daya bronkodilatasinya merangsang reseptor beta 1 maupun beta 1 dan beta 2
4. Oral :
– Beta 1 : Efedrin HCl, Metaproterenol
– Beta 2 : Salbutamol, Terbutalin
– Beta 1 dan beta 2 : Adrenalin
5. Inhalasi / injeksi : Isoproterenol, Isoetarin, Bitolterol dan Salmeterol.
6. Golongan Antikolinergik, daya bronkodilatasinya menghambat reseptor saraf kolinergik pada otot polos bronki sehingga akticitas saraf adrenergik menjadi dominan, contoh : Ipratropium, Tiotropium
7. Golongan Inhibitor sel mats, daya bronkodilatasinya mencegah pelepasan histamin dan sel mast dan menurunkan inflamasi. Contohnya : Kromium Natrium.
8. Antiinflamasi
Bekerja mengatasi radang selaput lendir jalan nafas. Ada 2 golongan antiinflamasi untuk pengobatan asma, yaitu :
9. Kelompok penstabil sel mats, bekerja mencegah pelepasan mediator inflamasi. Digunakan untuk asma ringan sampai sedang dengan efek samping lebih sedikit.
Contohnya : Kromoglikat natrium dan Nedokromil natrium.
10. Kelompok kortikosteroid, meskipun efek sampingnya berbahaya bila pemakaiannya tidak terkontrol, namun cukup potensial untuk mengatasi bengkak atau radang pada saluran nafas. Kortikosteroid diberikan dalam bentuk :
Inhalasi : Beklometason, Dipropionat, Budenoside, Flunisolide, Flutikason propionat, Mometason furoat, Triamsinolon asetonida.
Oral dan injeksi : Hidrokortison, Prednison, Metil prednisolon dan Deksametason.
11. Ekspektoran
Bekerja mengatasi produk dahak yang berlebian dengan cara mengencerkan dahak yang kental dan mengeluarkannya dari jalan nafas dengan refleks batuk. Contoh obatnya : Ambroksol atau karbo sistein.
B. Pengobatan asma jangka panjang
Pengobatan diberikan setelah serangan asma berkurang karena tujuan dari pengobatan ini untuk mencegah terjadinya serangan asma kembali. Pengobatan jangka panjang disebut dengan imunoterapi, yaitu suatu sistem pengobatan yang diterapkan pada penderita asma/ pilek alergi dengan cara menyuntikkan bahan alergi terhadap penderita alergi yang dosisnya dinaikkan secara bertahap. Pengobatan ini diberikan dalam jangka waktu yang lama, bisa sampai berbulan-bulan atau tahun, dan harus diberikan secara teratur. Mulai dan berhenti pengobatan harus sesuai dengan anjuran Dokter.

Demikian tadi diatas adalah penjelasan lengkap seputar penyakit asma meliputi apa itu asma, gejala penyakit asma, cara mencegah serangan asmadan pengobatan asma yang berhasil admin inFarmasi.com ulas pada kesempatan kali ini, Semoga sedikit ulasan mengenai bagaimana pengobatan pada asma atau bengek tersebut dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda tentang penyakit asma.

20 Replies to “√ 11 Pengobatan pada Penderita ASMA atau BENGEK”

  1. Every weekend i used to visit this web site, for the reason that i want enjoyment,
    since this this website conations in fact pleasant funny information too.

  2. Great weblog right here! Additionally your website rather a
    lot up fast! What web host are you the use of? Can I get your associate hyperlink to
    your host? I desire my website loaded up as quickly as yours lol

  3. You actually make it seem so easy with your presentation but I find this matter to be really something that I think I would never understand.
    It seems too complicated and very broad for me. I’m looking forward for
    your next post, I will try to get the hang of it!

  4. Excellent pieces. Keep posting such kind of information on your site.
    Im really impressed by your blog.
    Hello there, You have done a great job. I’ll definitely digg it
    and individually recommend to my friends. I’m confident they will be benefited from this site.

  5. Heya i am for the first time here. I came across this board and I find It really useful & it helped me out much. I hope to give something back and help others like you aided me.

  6. Hey There. I found your blog using msn. This is an extremely well written article.
    I will make sure to bookmark it and come back to read more of your
    useful info. Thanks for the post. I’ll definitely return.

Leave a Reply

Your email address will not be published.