√ 7 Pengobatan FLU BURUNG & Perbedaan INFLUENZA dengan FLU BURUNG

Perbedaan flu burung dengan influenza – Influenza adalah penyakit menular yang menyerang saluran nafas disebabkan oleh virus RNA yang dapat hidup pada manusia, kuda, babi, ikan paus, ayam, itik, dan burung. Virus RNA terdiri dari inti protein antara lain RNA dan Polimerase penyebaran virus melalui inhalasi dari tetesan liur (waktu bersin, batuk, berbicara), terutama bila berada dengan penderita di ruangan ber AC (tertutup) dan tidak mendapat sinar matahari. Dengan masa inkubasi 1 – 3 hari, gejala timbul setelah masa inkubasi dari 1-4 hari, yang berupa demam sampai 40°C, nyeri sendi dan otot di seluruh tubuh, sakit tenggorokan dan kepala, radang mukosa hidung, dan batuk kering yang dapat bertahan hingga berminggu-minggu.
flu burung H5N1
Flu Burung H5N1

Sedangkan sejarah tentang penyakit Flu Burung sendiri yaitu akhir tahun 1997 di Hongkong telah muncul suatu virus influenza-A baru (dari tipe H5N1) yang berasal dari burung. Munculnya virus-virus A baru dalam abad ini sudah tiga kali menimbulkan pandemi, menyebabkan sekitar 20 orang meninggal, karena penularannya dari burung ke manusia. Meskipun penularannya sulit dari manusia ke manusia namun dikhawatirkan virus akan mengubah diri sedemikian rupa, sehingga lebih mudah menular dari hewan ke manusia.

Pengobatan flu burung ada 7 cara, yaitu :
1. Istirahat (bedrest) yang cukup
2. Pemberian analgetik sebagai terapi simptomatik untuk menghilangkan nyeri dengan Parasetamol
3. Pemberian analgetik sebagai terapi simptomatik untuk menghilangkan nyeri dengan Asetosal.
4. Pemberian suplemen seperti Vitamin C dosis tinggi (1000 mg), Zn Glukonat.
5. Virustatika, untuk meringankan gejala penyakit bila terjadi infeksi. Misalnya pemberian Amantadin, selama 10 hari
6. Obat antivirus untuk meringankan gejala penyakit bila terjadi infeksi. Misalnya pemberian Oseltamivir fosfat, selama 7 hari
7. Obat anti virus untuk meringankan gejala penyakit bila terjadi infeksi. Misalnya pemberian  Zanamivir, secara inhalasi.
Itulah pengobatan pada penyakit flu burung, nah sedangkan untuk mencari pengobatan yang tepat pada influenza atau pilek maka harus dicari terlebih dahulu penyebab virus influenza. Virus influenza ada 3 tipe : yaitu virus influenza tipe A, tipe B dan tipe C. Meskipun influenza sering disebut penyakit pernafasan, namun penyakit ini bisa memberi pengaruh ke seluruh tubuh. Penderita menjadi mengalami demam, letih, lesu, kehilangan selera makan, dan sakit kepala, sakit tenggorokan dan batuk kering /tidak berdahak, mual dan mata seperti terbakar. Panas bisa meningkat hingga 40 derajat tapi akan menurun setelah 2 – 3 hari. Gejala saluran nafasnya sendiri bisa berupa pilek dan batuk. Tanda-tanda yang disebutkan di atas bisa menjadi sangat parah, dan mungkin terjadi komplikasi seperti pneumonia, sinusitis, dan radang dalam telinga.
Kebanyakan komplikasinya adalah infeksi kuman karena daya tahan tubuh menjadi menurun untuk melawan kuman-kuman yang masuk. Cara mencegah tubuh terserang virus influenza adalah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan menjahui penderita flu. Selain itu, vaksin flu harus digunakan setiap tahun karena virus flu bereplikasi. Untuk influenza yan belum berkomplikasi, agar tidak bertambah parah dibutuhkan waktu sekitar 2 hari setelah demam berlalu untuk beristirahat di rumah dan menggunakan obat flu yang dibeli bebas. Bila flu sudah terkomplikasi dengan infeksi bakteri, dapat mengkonsumsi antibiotik yang telah diresepkan oleh Dokter.
Demikianlah penjelasan singkat tentang bagaimana pengobatan pada kasus penyakit flu burung dan perbedaan flu burung dengan flu biasa yang dapat admin inFarmasi sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga sedikit ulasan ini bermanfaat dan menambah pengetahuan anda dalam dunia kesehatan dan kefarmasian. Jangan lupa share ya sebanyak-banyaknya agar lebih bermanfaat..